Natuna(MR) – Wan Siswandi, tidak asing lagi di telinga masyarakat. Namanya semakin melejit, kala dirinya memutuskan mundur dari PNS, 19 Agustus 2020 lalu. Pada hal jabatannya sebagai Sekda Natuna terbilang tinggi.
Meski demikian, menjadi orang no tiga di Pemerintahan, tidak bisa berbuat banyak.
Berdasarkan pertimbangan itu, serta banyaknya desakan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, putra terbaik Natuna itu memutuskan maju menjadi calon Bupati Natuna, 2021-2026
Dikutip dari laman Facebooknya, Sabtu 26/09,Lelaki murah senyum itu terlahir dari pasangan Wan Abdulatif dan Wan Aminah, di Desa Sungai Ulu pada tanggal 02 Januari, 1969 silam.

Siswandi mengakhiri masa sekolah pendidikan dasar di SD Negeri Sepempang tahun1983. SMP Negeri 1 Ranai, dan SMA 1 Ranai tahun 1998.
Setelah menyelesaikan pendidikan sekolah di Natuna, Ia melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Riau, meraih ijazah S1 dan S2 Tahun 2009.
Siswandi meniti karier awalnya sebagai Kepala Desa Sepempang pada tahun 1997-2000 lalu.
Pada saat itu, Ia mengikuti tes PNS dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna dan lulus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Di bidang Pemerintahan, Siswandi menduduki sejumlah jabatan penting seperti Sekretaris Kelurahan Ranai pada Tahun 2003-2004.
Kemudian tahun 2004-2005, Siswandi menduduki jabatan sebagai Lurah Ranai, sementara pada tahun 2005-2006, Ia pun sempat menjabat sebagai Camat Bunguran Timur.
Atas prestasinya Siswandi kembali diamanahkan sebagai Kepala Bagian Kepegawaian di Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna pada Tahun 2006-2008.
Seiring berjalannya waktu, karir Siswandi pun terbilang semakin melejit, Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Natuna Tahun 2008-2011 dan Kepala Dinas Perhubungan Natuna Tahun 2011-2016.
Lelaki dikenal bersahaja dan akrab dengan masyarakat ini sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Natuna.
Puncak karir terjadi tahun 2016.Siswandi akhirnya diamanahkan menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna di masa kepemimpinan Bupati Abdul Hamid Rizal selama 4 tahun.
Pengunduran diri dari jabatan Sekda, merupakan amanat Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) jika mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Iapun maju pada Pilkada 2020 diusung oleh 7 partai diantaranya partai PDI, Hanura, Demkorat, PPP, Nasdem, Perindo, dan Gerindra.
Selain itu, Ia didukung 2 partai lainnya PKB, dan Partai Gelora.Berarti ada 9 mesin partai akan membawanya ke kursi Natuna I. Meski demikian Siswandi tetap memohon doa dan dukungan masyarakat Natuna. Tanpa dukungan dari masyarakat Natuna dirinya tidak jadi apa-apa.
Untuk diketahui, Siswandi berpasangan dengan Rodhial Huda, salah seorang tokoh maritim Nasional dan merupakan asli putra daerah Natuna, berkelahiran Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.
“Kami pasangan Siwandi-Rodhial Huda mengharapkan do’a serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, agar terwujudnya Natuna lebih maju kedepan”….
